ELKHANA BRYAN

December 05, 2016

"Kemiskinan dan kebodohan"


Raja itu akan menjawab mereka: Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku. (Matius 25:40)

Pada abad ini sama seperti abad IV, (Kaisar Julian berusaha menekan perkembangan Kekristenan di wilayahnya dengan mengangkat kembali agama politeisme Romawi.) Masalahnya, ada satu fakta yang disadari akan menjadi penghambat bagi rencananya ini. Selama ini pemerintah yg berkuasa sering tidak peduli pada nasib warganya sendiri yang dikekang kemiskinan dan kebodohan. Sebaliknya, orang Kristen justru dikenal rajin memberi bantuan sosial, tidak hanya kepada sesama jemaat, tetapi juga mereka yang tidak seiman.

Sikap jemaat Kristen ini adalah perwujudan langsung dari perintah Yesus yang tertulis dalam bacaan Alkitab hari ini. Di situ Tuhan Yesus mengajarkan bahwa melayani Dia berarti melayani orang lain yang membutuhkan. Ketika kita memberi makan mereka yang kelaparan, Tuhan Yesus sedang kita beri makan juga. Ketika kita menjamu mereka yang sedang dalam perjalanan, Tuhan Yesus sedang kita jamu juga.

Kita hidup di dunia yang penuh dengan orang yang membutuhkan pertolongan. Begitu banyak orang yang miskin pada zaman ini. Di tengah situasi ini, kita terpanggil untuk menjadi saluran berkat bagi mereka. Masalahnya, sering kita justru sibuk dengan hal-hal lain yang tidak terlalu penting atau bahkan sama sekali tidak peduli. Kita harus bertobat dan kembali menjadi umat yang setia mengerjakan panggilan kita. Hal ini bisa dimulai dengan kita pribadi demi pribadi. Kita dapat bertindak membantu mereka yang membutuhkan bantuan di sekitar kita sesuai dengan kapasitas serta kemampuan kita masing-masing.

 Bersediakah kita Melayani Yesus?..

Bacaan: Matius 25:31-46
             : Filipi 1-4

 ALS/Renungan Harian

No comments:

Post a Comment